Me
ABOUT ME
Hot Coffee Beans
Selamat datang di website ini, yeay! Perkenalkan nama saya Yoggy Satya, biasa dipanggil sayang. Saya alien yang terlahir dari rahim alien lain yang bernama Mbak Lis. Untuk lebih jelasnya kamu perlu aktif dan tidak mager untuk klik More About Me di bawah ini. Sekian sambutan singkatnya. So, mau salam sayang apa salam unch nih?
MORE ABOUT ME

Gallery

Post

Bosan

-
Orang baru yang dirasa lebih menarik, punya perhatian yang kau anggap beda, yang bisa nyenengin kamu saat rapuh-rapuhnya itu pada akhirnya bakalan merasa bosan juga. Emhhh, kenapa tak kau coba mencintaiku dari awal? Kalau dirasa terlalu sulit, boleh aku minta benturkan kepala kita secara bersamaan ke jendela? hingga kita tak perlu pertahankan ego untuk sekedar memulai kata maaf.

Post

Akhir

-
Terimakasih untuk menjaganya dalam kesepian, memeluknya dari belakang sebagai kejutan, memberinya kehangatan saat gigil yang paling gigil, dan selalu setia mengiringi pun mendukung apapun keputusannya. Seperti saat aku mendukungnya denganmu, menua denganmu, iya... pencariannya menemui akhir, dan seperti biasanya, akhir itu bukan aku.

p.s : Apa yang kamu tangkap dari kata, "seperti biasanya"?
Atau, ada yang mau mengartikan kata-kata diatas versi masing-masing? heheh
Terimakasih sudah menyempatkan tersesat di blog ini, see ya!

Post

Langkah Besar Dimulai dari Langkah Kecil

-
Langkah Besar Dimulai dari Langkah Kecil. Hari ini rasanya berat sekali, sepertinya saya benar-benar kurang piknik. Tadi sempat, emm its like “nelongso” tanpa tahu sebabnya. Tapi saya memang mengakui kalau puasa hari kelahiran itu memang terasa lebih berat dari biasanya, jadi teringat dua tahun yang lalu saat masih SMA. Puasa hari ke-7 atau yang terakhir dalam tahun itu bertepatan dengan tes lari ujian kelulusan, hahah. Rasanya waktu itu saya ingin menyerah, tetapi itu puasa terakhir dan sudah dibuatkan nasi “golong” sama Budhe dalam rangka syukuran atas berhasilnya menyelesaikan tahapan puasa tersebut. Masa iya sudah dibuatin nasi yang sudah dibagi-bagikan ke tetangga tapi saya menyerah begitu saja? Jelas tidak dong, dengan santainya saya bergumam, “Tes lari santai saja lah.” 

Photography

Mata Memang Harus Berbeda

- -
Pagi ini potret mata saya mengabadikan momen yang tidak akan terulang kembali, saya langsung berlari meminjam HP milik Ibu saya dan mengabadikan momen-momen tersebut. Entahlah, seringkali saya berpikiran utuk menyimpannya dalam jangkauan hati saja, tetapi lain dengan hari ini. Seolah hati saya tergerak untuk mengabadikannya. Berikut ini potret yang saya bidik dengan kamera 2MP alakadarnya :

www.yoggysatya.com

End