Belakangan ini banyak yang menyebut dirinya Pet Lovers kecewa akan suatu insiden yang terjadi di Bali, yaitu suntik mati sekitar 30 anjing ras yang berharga jutaan rupiah seperti Siberian Husky, Pomerian, dan Mini Pom. Anjing-anjing itu disuntik mati di balai karantina Gilimanuk karena dimasukkan ke Bali secara ilegal dan pihak ekspedisi tidak mau bertanggung jawab. Menurut saya sih itu bukan kesalahan pihak balai karantina karena itu memang tugas mereka, tetapi penjual dan pembeli lah yang sebenarnya harus disalahkan karena memilih jalur ilegal yang tentunya dengan alasan keuntungan yang lebih banyak. 

Mbok yang sedang memetik buah Jeruk



Ngeksis dikit hoho


Berbicara tentang pulau dewata, saya jadi ingat pernah berbincang-bincang dengan Mbok ( baca : di Bali perempuan muda dipanggil mbok ) yang sedang memetik ribuan jeruk di kintamani-bali,

S : "eh Mbok, di sini yang kerja memetik jeruk kok perempuan semua ya, lha suaminya mana?"

M : "Suaminya ya dirumah, kasihan kalau disuruh kerja, paling dirumah ya sabung ayam"

S : "Haaa??" #shockattack


Bayangkan saja, kalau laki-laki di pulau Jawa diperlakukan seperti itu, pasti kegirangan sekali, yang ada malah diomelin istrinya karena terlalu lama jadi pengangguran. haha
Saya rasa it's so freak sekali, ketika perempuan bekerja keras untuk menghidupi suami dan anak-anaknya. Oh God masih ada tempat seperti itu, sedangkan saya saja kalau badan tidak bergerak rasanya malah pegal-pegal. Ahh tetapi ya biarkan saja, semua orang juga punya caranya sendiri-sendiri dalam menjalani kehidupan. Finally, menurut saya itu gak Njowoni baget ( Baca : tidak orang jawa sekali ) karena orang jawa terkenal disiplin dan bangun pagi-pagi sebelum ayam jago berkukuruyuk. Kalau menurut pendapatmu bagaimana?