Selasa, 17 Maret 2015

Komitmen, Yakin?



Banyak muda-mudi yang membicarakan soal komitmen dalam drama cintanya. Saya pun geleng-geleng kepala mendengar maupun membaca suatu komitmen yang blak-blakan diungkapkan di sosial media maupun yang saya dengar dengan telinga unyuk ini sendiri. Sebenarnya sih buat catatan saja, kalau punya pacar itu usahakan yang tidak kenal sama saya, "Why Romeo?" Because they are very honest to me! Apalagi tentang cinta kamu ke dia, dia ke kamu dan kamu ke aku, eh. Kata-kata ini bukan berarti "Jangan pacarin temen gue!" sebenarnya sih bukan teman saya saja, entahlah saya sepertinya kok enak sekali buat tempat curhat jujur-jujuran sampai ke akar-akarnya, atau mungkin di kening saya ada tulisan, "Curhat, curhat, curhatnya seribu lima ratus"

Ada catatan lagi nih, pinter-pinter milih cowok deh buat kamu yang cewek. Jangan pilih orang yang punya potensi jadi member barisan patah hati. Entahlah, menurut pandangan saya pribadi, tidak sedikit cowok zaman sekarang yang mental tempe membuka aib ceweknya ataupun mantannya di depan banyak orang. Ini termasuk tipe cowok bodoh yang tidak malu membuka aib diri sendiri, apalagi aib kamu, paham?

Bicarain soal komitmen lagi nih, komitmen itu menurut pendapat saya yaaa.... cukup saya saja yang tahu. Kenapa? simpelnya agar tetap fokus aja sih, toh memberikan pendapat versi saya sendiri gak bakal bikin bumi hilang separuh.

Kalau orang zaman dahulu itu mungkin malu melihat anak zaman sekarang, dulu kata "sumpah" itu benar-benar sumpah yang sebenarnya dan orang pun takut mengingkari kata tersebut. Kalau kata sumpah zamannya anak muda sekarang itu kebanyakan cuman kata penegasan untuk menutupi dusta yang dia diperbuat, apalagi soal cinta.

Intinya isi tulisan ini sih, kalau memang komitmen ya sebaiknya simpan baik-baik pada dirimu sendiri, jangan mengatakan komitmen tapi kamu sendiri tidak yakin, bahkan banyak berkata komitmen itu hanya untuk meyakinkan dirimu sendiri yang akhirnya dalam hatimu muncul kata-kata "Sebenarnya aku komitmen belum sih?" Masih banyak orang yang menghargai sumpahnya, tapi untuk waspada sih kamu perlu tanamkan "Orang yang terlalu sering bersumpah itu pendusta". Udah ah postingan hari ini, Romeo mau mandi. haha.

Bagikan

Jangan lewatkan

Komitmen, Yakin?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka artikel Hot Coffee Beans? Tambahkan email untuk langganan baca. :)

Holla, terimakasih atas kunjungannya. Tinggalkan jejak kamu di komentar ya. :)