Moshi moshi…

Sepertinya saya sudah lama sekali tidak meninggalkan jejak di blog kesayangan ini, postingan terakhir tanggal 26 Agustus 2015 yang lalu juga karena partisipasi menulis mingguan di grup Monday Flash Fiction. Ahhh ternyata sudah dua bulan lebih juga ya… padahal niatnya kalau sudah ada domain sendiri bakalan sering update dimari. Tapi apalah daya kalau memang sudah stuck banget, kalau ada ide malas nulis, kalau sudah pegang m.s word malah otak rasanya kopong tidak ada isinya.

Saya sebenarnya sudah bikin beberapa draft sih yang jadinya juga setengah-setengah, setelah dibaca lagi kok rasanya ambigu dan menyangkut sara, mau posting rasanya tidak enak akhirnya ya mager aja tulisannya. Mau posting tentang perjalanan dengan teman-teman saya juga kelupaan sampe sekarang, mau posting tentang nikahan sepupu file fotonya juga tidak punya, hahaha akhirnya juga saya sendiri yang membuat alasan-alasan yang sebenarnya tidak berpengaruh kepada tulisan saya. Intinya ya hanya “malas tok!”.

Dua minggu terakhir ini saya juga terkena penyakit alergi tahunan, alergi ayam potong. Gatal-gatal ini sungguh menyiksa hampir sekujur badan. Dan saya paling benci dengan obat-obatan untuk alergi ayam potong ini, kenapa? BIKIN GENDUTAN!!! Entahlah saya hanya menyalahkan obat-obatan atau memang saya ditakdirkan tidak bisa kurus. Alergi saya kambuh saat saya makan nasi hantaran pernikahan ( baca : tonjokan) padahal ayamnya juga sedikit, dari kejadian ini saya mungkin akan berhenti makan unggas, telur dan tetek bengeknya! Kecuali kalau pengen banget! Dikiitttt aja tapi berkali-kali #eh

Dari cerita alergi ini saya berobat ke beberapa dokter, naasnya ada dokter yang ngelawak waktu saya ditanya, “Makan apa kok bisa alergi begini?” spontan kan saya jawab “Terakhir kali makan ayam potong, dok!” terus jawaban dokternya apa coba?

“Lain kali jangan dipotong, tapi dipelintir aja!” JEGERRRR yakali ngasal banget anjurannya.

Alhamdulillahnya sekarang sudah dalam fase pemulihan, jadi bentol-bentol alerginya masih ada. Tapi tetap saja bahaya banget kalau makan-makanan yang berbau unggas, bisa nut-nutan sekujur badan. Intinya masih harus tarak!

Udahan dulu ya untuk postingan perdana setelah sekian lama stuck berat, sampai-sampai mbak anyin posting komentar tanyain kelamaan updatenya blog ini daaaaaannnn tumben juga blog ini sudah difollow. Hahhaa mungkin mbaknya baca page “about me” punya blog ini kali ya, kamsia mbaknya :D




Ehh iya hampir kelupaan, btw Selamat Hari Blogger Nasional yes! Semoga bisa semangat lagi menghiasi beranda blog ini, karena kalau dipikir-pikir sih saya masih kebanyakan waktu luang, malasnya saja yang pol-polan. Yosshhh!!! Pokoknya semangat! Salam dari blogger ketdjeh yang lagi naik daun #eh :p