Jumat, 12 Juni 2015

Kode Menyesatkan

Kode menyesatkan, ini bukan ngobrolin tentang serial detektif ya tjoy. Ini semacam sinyal yang diberikan seseorang untuk kita yang bisa nyenengin, tapi juga bisa buat kamu nyesek setengah mampus. Istilah ngode menurutku baru terkenal akhir-akhir ini saja sih, sebelumnya di zamanku juga (sumpah Aku masih unyu) ada istilah "sinyal", contoh kalimatnya begini, "Eh ki, dia sepertinya ngasih sinyal ke kamu tuh" emangnya si dia operator seluler gitu?
Ilustrasi Kode Menyesatkan
Ilustrasi Kode Menyesatkan, nyesek kan? :D


Eh iya nih baru inget, ada juga istilah lain yang menghubungkan lampu bangjo (baca : traffic light) dengan istilah pengkodean dan persinyalan juga, contohnya : "Eh sepertinya orangtua si doi ngasih lapu hijau tuh ke kamu, Aku amati bokapnya sepertinya masih siaga di lampu kuning, tapi sepertinya doi masih stay lampu merah deh ke kamu!" langsung deh kamu nangis diperempatan jalan.

Kode menyesatkan, aku menulis ini ketika ingat curhat seorang sahabat. Sebenarnya sih banyak yang problemnya sama, tetapi dengan tingkat nyesek yang berbeda-beda. Walaupun Aku sering ketawain curhatan mereka, mereka malah tidak ada kapok-kapoknya buat curhat.

Begini nih sekilas curhatannya, "Cewek itu sering ngode Aku, tapi malah sayang-sayangan sama cowoknya. Itu maksudnya apa coba?" Aku spontan tertawa. Dia menjelaskan kalau dia suka teman sekelasnya dia, tetapi si cewek itu dalam keadaan punya pacar. Si cewek sering sms duluan setiap hari, ngetwit yang katanya ditujuin buat dia, terus sering banget ngajakin ketemuan. Entahlah ini sejenis percaya diri level Leonardo DiCaprio atau apa yang jelas mari lanjut dulu tentang curhatannya. Kalau soal sms, tentunya dia ngerespon si cewek, toh dia kenyataannya memang suka. Ketika ngestalk baru deh berasa nyeseknya ketika si cewek lagi sayang-sayangan di sosial media dengan pacarnya.

Mendengar ceritanya itu suram, suram, dan suraaammmm banget dah. Tetapi Aku sebagai temannya yang femes dari lahir mempunyai kewajiban menjawab pertanyaan "Terus aku harus gimana?" Aku berpikir dengan seksama, meski aku orangnya suka ceplas-ceplos tetapi aku mencoba tidak menyakiti hatinya, walaupun tetap nyesek juga pada akhirnya.

Aku memberi saran untuk menjauhi si cewek, karena dia sudah punya PADTJAR. Masak hari gini masih zaman nikung pacar orang, lagian kalaupun berhasil nikung, yakin dia tidak bakalan nikung kamu untuk kedepannya? ya kali kalau cewek hanya satu dibumi. Cewek yang suka ngode orang lain ketika dia sudah punya pacar itu seringnya sih merasa bosen, lelah, dan jubek banget sama pacarnya. Istilah kerennya, kamu cuman pelarian dari kebosanan dunia cintanya yang lagi kacau.

Saran itu juga berlaku untuk Kamu, iya yang baca tulisan kedtjeh ini. Pelan-pelan lepaskan dan bersahabatlah dengan hatimu, sebelum perasaanmu jadi lebih dalem seperti jurang yang tidak bisa didaki lagi. Emangnya betah nyesek terus liatin orang berdua tetapi kamu masih ngotot sayang? kalau Aku sih lambaikan tangan ke kamera ala Miss Indonesia. Buat kamu yang sering ngerasa bosen lalu dengan gampangnya ngode orang lain, seseorang yang kamu bosenin itu bisa jadi lebih bosen dan muak denganmu, tetapi bedanya dia masih ada dan bertahan untukmu. Bersyukurlah dengan apa yang telah kamu miliki, sesuatu akan lebih bernilai ketika hilang lho, sebenci-bencinya pasti ingat, apalagi secinta-cintanya, ehem. Yuk mulai belajar pandai-pandai bersyukur.

Bagikan

Jangan lewatkan

Kode Menyesatkan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka artikel Hot Coffee Beans? Tambahkan email untuk langganan baca. :)

Holla, terimakasih atas kunjungannya. Tinggalkan jejak kamu di komentar ya. :)