Minggu, 01 November 2015

Hujan Awal November

November kali ini di tempat saya turun hujan, lebih tepatnya cuman air jatuh. Rasanya belum layak disebut gerimis, apalagi hujan. Guyuran air berdurasi berkisar dua menit itu seakan memberikan harapan palsu. Akhir-akhir ini mungkin saya terlalu sentimentil dengan keadaan. Hingga menghakimi hujan pun rasanya tak mengapa. Rasanya kali ini saya bakalan membenci hujan, karena hujan hanya mengingatkan tentang kerinduan. Aroma tanah basah pun rasanya hanya sebab mencuatnya memori-memori yang berusaha saya tanam jauh di dasar yang paling gelap. Entahlah, apapun jadinya kau... pembawa kerinduan atau sebagai pengingat luka, aku akan tetap menanti dan mengamatimu dari balik jendela, tanpa penyambutan.

Bagikan

Jangan lewatkan

Hujan Awal November
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka artikel Hot Coffee Beans? Tambahkan email untuk langganan baca. :)

2 komentar

Tulis komentar
avatar
30 November 2015 21.31

YES... meskipun hujan selalu membawa kenang yang kadang membuka luka baru diatas luka lama, coba bayangkan, betapa sakitnya... hahah malah nyanyi :D

Reply

Holla, terimakasih atas kunjungannya. Tinggalkan jejak kamu di komentar ya. :)